Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah upaya untuk menjamin kesejahteraan para pekerja dengan terus memberikan perlindungan atas keselamatan sesuai dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. K3 adalah suatu kondisi didalam perusahaan mengenai hidup yang sehat dan aman, baik bagi pekerjanya, perusahaan, atau masyarakat dan lingkungan disekitar perusahaan tersebut.

Dasar Hukum K3

Penerapan K3 ditentukan oleh beberapa Undang-Undang dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja, yaitu :

  1. Undang-Undang No 1 Tahun 1970
  2. Undang-Undang No 21 Tahun 2003
  3. Undang-Undang No 13 Tahun 2003
  4. Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. PER-5/MEN/1996

Tujuan K3

Sesuai dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan kerja, tujuan dari K3 adalah mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat bekerja. Selain itu berikut adalah beberapa tujuan dari K3 itu sendiri, yaitu :

  1. Untuk melindungi dan memelihara keselamatan dan kesehatan pekerja guna meningkatkan kinerjanya.
  2. Untuk menjaga dan memastikan keselamatan dan kesehatan semua orang di lingkungan kerja
  3. Untuk memastikan sumber produksi terpelihara dengan baik dan dapat digunakan dengan aman dan efisien.

Selain tujuan, Undang-Undang No 1 Tahun 1970 pasal 2 ayat (2) juga menjabarkan mengenai ruang lingkup K3 yang berkaitan dengan lingkungan kerja, alat dan bahan kerja, serta metode kerja.

Jenis Bahaya K3

Bahaya K3 terdapat 5 jenis dan disesuaikan dengan lingkungan kerjanya. Untuk lebih mengetahui mengenai bahayanya, berikut pembahasannya.

  1. Kimia
    Sesuai dengan namanya, bahaya K3 jenis kimia ini terdapat pada lingkungan kerja yang menggunakan atau melakukan kontak langsung dengan bahan kimia dalam proses produksi. Bahaya dari bahan maupun cairan kimia ini jika terhirup akan menimbulkan keracunan dan jika terkena kulit akan menimbulkan reaksi terbakar atau melepuh.
    Contoh : sisa pembakaran bahan kimia yang berupa abu atau asap dapat menghasilkan senyawa kimia jika terhirup oleh manusia.
  2. Fisika
    Jenis bahaya fisika terjadi pada kondisi tempat kerja yang memiliki potensi bahaya. Misalnya seperti suara kebisingan akibat menggunakan mesin yang dapat mengganggu dan merusak pendengaran serta suhu ruangan kerja yang terlalu panas atau dingin, dan terpapar percikan api dari alat-alat atau mesin las.
  3. Biologi
    Banyaknya pekerja yang kurang menyadari atau tidak acuh terhadap kebersihan diri serta lingkungan kerja. Karena kurangnya kesadaran diri ini, mengakibatkan bakteri dan virus yang berada di tempat kerja dapat masuk ke dalam tubuh tanpa disadari yang akhirnya dapat menimbulkan penyakit. Selain bakteri dan virus, bahaya lain yang dapat terjadi adalah masuknya hewan yang berbahaya tanpa disadari, seperti ular yang dapat menularkan bisanya kepada manusia.
  4. Mekanik
    Bahaya yang berasal dari benda-benda bergerak, benda-benda tajam, benda yang berukuran lebih besar dan berat yang dapat menimbulkan risiko pada pekerja seperti tertusuk, terjepit, terhimpit, terpotong, tertabrak dan lain sebagainya.
  5. Ergonomi
    Bahaya ergonomi adalah bahaya yang berasal dari adanya ketidaksesuaian desain alat/fasilitas kerja dengan kapasitas tubuh pekerja.
    Sehingga pada kasus ini seperti ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman di tubuh, pegal-pegal, sakit pada otot, tulang dan sendi.

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 harus sesuai dengan Undang-Undang tentang Ketenagakerjaan serta Peraturan Menteri Tenaga Kerja yang berlaku. Salah satu cara untuk menambah pemahaman dan keahlian dalam bidang K3 adalah dengan mengikuti pelatihan K3 yang diselenggarakan di beberapa kota di Indonesia. Pelatihan ini merupakan pelatihan K3 yang diselenggarakan di kota Jogja dan beberapa kota besar lainnyayang terdiri dari Pelatihan QSMS, Pelatihan QHSE, dan Pelatihan Ahli K3 Umum.

2 thoughts on “Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)”

  1. Pingback: Perbedaan Sertifikasi Ahli K3 Kemnaker dan Ahli K3 BNSP | Narada

  2. Pingback: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas | Narada

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Kami siap membantu anda
Powered by