Artikel
Perbedaan Sertifikasi Kemnaker RI dan BNSP

 

Perbedaan Sertifikasi Kemnaker RI dan BNSP - Tidak sedikit orang yang masih menanyakan tentang perbedaan antara Sertifikasi Kemnaker RI dan BNSP? Mana sih yang terbaik? Dan mana yang lebih menguntungkan?

Ahli K3 Umum adalah seseorang yang telah mengikuti suatu pembinaan dan dinyatakan lulus dalam uji kompetensi. Artinya ia dipercaya sebagai orang yang memiliki keahlian khusus yang ditunjuk oleh Kemnaker RI untuk mengawasi jalannya UU No.1 Tahun 1970 pada suatu perusahaan. Hakikatnya tujuan diterapkannya K3 pada suatu perusahaan adalah untuk memberikan jaminan keselamatan dan rasa aman kepada para pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya.

Sedangkan pengertian dari sertifikasi Ahli K3 Umum adalah sebuah bentuk pengakuan kepada seseorang dalam bidang K3. Sertifikasi Ahli K3 Umum sendiri ada yang diterbitkan oleh Kemnaker RI dan ada yang diterbitkan oleh BNSP.

Lalu apa perbedaan dari kedua sertifikasi tersebut?

Waktu Pelatihan

Sertifikasi Ahli K3 Umum Kemnaker berlangsung selama kurang lebih 12 hari, sedangkan Sertifikasi Ahli K3 Umum BNSP berlangsung selama 4 hari untuk masing-maisng tingkatan (Muda, Madya, Utama).

Sertifikat

Setelah pelatihan peserta Sertifikasi Ahli K3 Umum BNSP hanya mendapatkan sertifikat kompetensi sesuai kompetensi K3 yang diujikan. Sedangkan peserta Sertifikasi Ahli K3 Umum Kemnaker akan mendapatkan Sertifikat resmi dari Kemnaker RI, Lisensi K3, dan Surat Keputusan Penunjukan (SKP). Selain itu peserta Sertifikasi Ahli K3 Umum Kemnaker RI juga akan mendapatkan Lencana K3.

Masa Berlaku Sertifikat

Kedua sertifikat tersebut (baik dari Kemnaker maupun BNSP) memiliki masa berlaku selama 3 tahun. Namun, bagi Anda yang mengikuti Sertifikasi Ahli K3 Umum Kemnaker RI, dokumen yang harus diperpanjang adalah Lisensi K3 dan SKP. Anda tidak perlu mengikuti ujian ulang dalam proses perpanjangannya. Sementara, bagi Anda yang mengikuti Sertifikasi Ahli K3 Umum BNSP, wajib melakukan ujian ulang untuk mengetahui kompetensi Anda dalam bidang tersebut.

Dasar Hukum

Kedua sertifikasi tersebut mengacu pada UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Namun penunjukkan Ahli K3 Kemnaker mengacu pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.2 Tahun 1992. Sedangkan Sertifikasi Ahli K3 BNSP mengacu pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP.42/MEN/III/2008.

Kompetensi

Seorang Ahli K3 Kemnaker dituntut untuk menguasai perundang-undangan K3 serta penyusunan laporan yang bersifat wajib. Sedangkan Ahli K3 BNSP harus menguasai 7 kompetensi sesuai tingkat sertifikasi yang dipilih.

Sekian penjelasan mengenai Perbedaan Sertifikasi Kemnaker RI dan Sertifikasi BNSP. Lebih menguntungkan mengikuti sertifikasi yang mana? Anda sendiri yang bisa menentukan. Namun bila Anda membutuhkan Pembinaan Sertifikasi Ahli K3 Umum Kemnaker RI, Anda bisa mengunjungi halaman ini.

Jangan sampai salah pilih provider, pastikan provider tersebut sudah terdaftar pada temank3.id

Semoga Bermanfaat,

 

“Be Safe Be Productive”